Enjoy cooking
Browse through over
650,000 tasty recipes.
Home » » Rawon Daging Mie Kuning Istimewa Kuah Kental Sedap

Rawon Daging Mie Kuning Istimewa Kuah Kental Sedap

Written By beehoney on Minggu, 03 Desember 2017 | Desember 03, 2017

Rawon Daging Mie Kuning Istimewa Kuah Kental Sedap

Mami Koki  -  Hai Guys sore - sore hujan emang paling enak kalau makannya yang sedap hangat dan berkuah. Buat menu weekend dengan rawon daging yuks ? Coba resep rawon daging dengan mie kuning sebagai pengganti nasi dan pasti akan buat kamu ketagihan.

Bahan - bahan :

  • 300 gr daging sapi ( bisa dicampur jeroan )
  • 4 lembar daun salam
  • 4 lembar daun jeruk 
  • 2 batang serai , geprek 
  • 2 ruas lengkuas , geprek
  • 2 batang daun bawang, iris tipis
  • air secukupnya
Bumbu halus :

  1. 8 siung bawang putih
  2. 10 siung bawang merah
  3. 3 buah cabai merah keriting
  4. 2 butir  kemiri
  5. 2 ruas jahe
  6. 2 ruas kencur
  7. 1 sdt merica
  8. 1/2 sdt jintan
  9. 1 sdm air asam jawa
  10. 5 buah kluwak ambil isinya dan rendam dengan air hangat
Pelengkap :

  • Mie kuning keriting rebus dan tiriskan
  • Tauge pendek, daun bawang, daun seledri, bawang goreng , kerupuk udang dan sambel.
Cara Membuat : 

  1. Potong-potong daging. Rebus air hingga mendidih, masukkan daging dan masak hingga matang.
  2. Tiriskan daging, saring air kaldunya agar bening. Tuang di panci baru yang bersih. Geprak daging agar mudah empuk. Rebus lagi kuah bersama daging.
  3. Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daun jeruk, daun salam, serai dan lengkuas. Tambahkan garam secukupnya. Masak bumbu hingga matang.
  4. Masukkan tumisan bumbu ke dalam kuah daging. Terakhir, masukkan daun bawang dan air asam jawa. Masak hingga mendidih dan meresap sedap pada daging. 
  5. Tata mie kuning di mangkuk, siram dengan kuah rawon daging secukupnya. Tabur dengan bawang goreng, taoge, daun bawang, potongan daun seledri, kerupuk dan sambal.

Jadi deh, rawon daging mie kuning siap dinikmati selagi panas saat hujan sore-sore. Hem...dijamin nggak nahan deh.


SHARE

About beehoney

0 komentar :

Posting Komentar